Kamis, 22 September 2011

Meninggalkan ketidakpastian

|
Hidupku itu tak pasti. Kemarin aku bekerja dan punya uang. Sekarang aku menganggur dan kekurangan uang. Kemarin aku bisa mengajak cewekku belanja. Sekarang, makanpun kadang aku ditraktir. Hidup itu penuh ketidakpastian. Hari ini pun aku ditinggal pergi pacarku karena "tidak tahan kemiskinan dan ketidakpastian".


Yaah, biarlah. Cinta juga tidak pasti. Kemarin bilang cinta. Sekarang bilang "sana pergi". Kemarin bilang mau hidup dalam suka dan duka. Sekarang bilang nggak mau kalau kebanyakan duka. Aku sedih. Tapi mau gimana lagi. Biarlah dia pergi karena ketidakpastian masa depanku.

Tapi seharusnya dia tidak meninggalkanku karena alasan itu. Itu tindakan bodoh menurutku. Aku pekerja keras. Aku juga memiliki banyak potensi (*sombong dulu ah), termasuk aku udah kuliah S2. Aku hanya belajar hidup sederhana. Banyak orang besar memulainya dengan sesuatu yang kecil. Biarlah dia pergi meninggalkanku. Dia pergi membawa semua kenangan, tapi tak akan pernah bisa membawa masa depanku. Masa depan ada di tanganku.

Aku malah harusnya bersyukur dia telah pergi. Dia bukan wanita yang baik. Kalau dia wanita baik, dia akan menguatkanku saat aku lemah dan menopangku saat aku jatuh. Ini rencana Tuhan yang baik untukku. Dia pergi karena tak tahan hidup susah denganku, haha...

Hidupku masih panjang. Biarlah sekarang aku hidup sederhana. Semangatku untuk menjadi yang terbaik belum surut. Tesis kuperjuangkan sungguh-sungguh. Masa depan juga kupersiapkan dengan sungguh-sungguh.

Aku ikhlas dengan apa yang aku perjuangkan dan aku alami sekarang. Aku ikhlas hidup seadanya karena hanya diberi uang saku secukupnya. Aku juga ikhlas melepaskan pacar yang tidak baik itu. Aku tahu, Tuhan memiliki rencana indah bagiku. Biarlah ia meninggalkan ketidakpastian, tetapi aku percaya Tuhan punya rencana.

Tuhan berkatilah.
Untuk menggunakan emoticon ini, COPAS kode ke kotak komentar
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i:
:j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r:
:s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z: :ab:
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Anda sudah mengunjungi blog ini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Anda akan menerima kiriman posting terbaru dari blog ini melalui email. Masukkan alamat email kamu, lalu periksa email anda: